Survey Keanekaragaaman Hayati 2026

Published by admin on

Keanekaragaman Hayati di PLN Nusantara Power UP Indramayu Tahun 2026

Kawasan PT PLN Nusantara Power UP Indramayu menjadi ruang hidup bagi beragam tumbuhan dan satwa di tengah aktivitas pembangkitan listrik. Hasil pemantauan tahun 2026 mencatat 221 jenis tumbuhan, 8 jenis mamalia, 53 jenis burung, 20 jenis amfibi dan reptil, 15 jenis capung, serta 23 jenis kupu-kupu.

Temuan tersebut memperlihatkan peran ruang terbuka hijau, vegetasi, dan habitat perairan dalam mendukung keanekaragaman hayati kawasan. Perubahannya juga memberi bahan evaluasi bagi pengelolaan lingkungan: jumlah jenis tumbuhan dan capung bertambah, sementara jumlah jenis kupu-kupu yang teramati menurun dibandingkan tahun sebelumnya.

Ekosistem dan tata ruang

UP Indramayu berada di dataran rendah dengan tanah aluvial dan topografi yang relatif datar. Menurut riwayat penggunaan lahan dalam dokumen kajian, sebagian besar kawasan berupa persawahan pada 2006. Pembangunan fasilitas pembangkit kemudian mengubah komposisi lahannya.

Kini, kawasan tersebut tersusun atas bangunan, taman, tegakan pohon, lahan terbuka, jalan, dan badan air. Ekosistemnya terutama terbentuk melalui penataan dan pengelolaan manusia, dengan vegetasi yang juga berkembang secara alami pada sejumlah bagian kawasan.

Berdasarkan tabel penggunaan lahan tahun 2026, ruang terbuka hijau mencakup sekitar 41,58 hektare atau 48,89% dari luas kawasan yang dilaporkan sebesar 85,04 hektare. Dengan porsi hampir separuh kawasan, ruang hijau menjadi bagian penting dalam pengelolaan habitat flora dan fauna.

Pemantauan dilakukan pada tiga zona pengelolaan yang memiliki karakter dan intensitas aktivitas berbeda.

  • Zona inti mencakup area utama operasional pembangkit. Ruang untuk vegetasi lebih terbatas dan akses mengikuti ketentuan operasional kawasan.
  • Zona penyangga mendukung aktivitas pembangkit sekaligus menyediakan taman, pohon peneduh, dan ruang hijau di sekitar fasilitas pendukung.
  • Zona pemanfaatan diarahkan untuk mendukung keanekaragaman hayati, termasuk melalui area penanaman dan tegakan lamtoro yang tumbuh alami.

Perbedaan karakter tersebut memengaruhi jenis yang dijumpai. Area dengan gabungan pepohonan, semak, tumbuhan bawah, dan perairan menawarkan lebih banyak variasi habitat dibandingkan area yang didominasi bangunan.

Gambar 15. Peta tata ruang pengamatan di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu
Gambar 15. Peta tata ruang pengamatan di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu

Tabel 5. Delineasi tata ruang kawasan pembangkit PT PLN Nusantara Power UP Indramayu

NoTata RuangLuas (Ha)Persentase (%)
1Zona Inti19,4322,85
2Zona Penyangga39,1946,08
3Zona Pemanfaatan26,4231,07
Total85,04100

Tabel 6. Penggunaan lahan di kawasan pembangkit PT PLN Nusantara Power UP Indramayu

NoTata RuangLuas (Ha)Persentase (%)
1RTH41,5848,89
2Areal Terbangun26,2330,85
3Lahan Terbuka6,117,19
4Badan Air5,957
5Jalan5,166,07
Total85,04100

Ringkasan pemantauan 2026

KelompokJumlah jenisJumlah famili
Tumbuhan22160
Mamalia87
Burung5328
Amfibi dan reptil2014
Capung152
Kupu-kupu235

Angka tersebut merupakan jenis yang tercatat selama pemantauan. Perbedaan waktu pengamatan, metode survei, cuaca, dan peluang perjumpaan perlu dipertimbangkan ketika membandingkan hasil antartahun atau antarzona.

Tentang penyajian data. Seluruh tabel dan gambar bernomor pada dokumen disertakan, sementara uraian disusun lebih ringkas untuk pembaca web. Nilai dan status konservasi pada tabel mengikuti kajian sumber. Perbedaan angka penggunaan lahan dan beberapa uraian indeks dalam laporan belum diseragamkan tanpa data dasar.

Flora

Jumlah tumbuhan yang tercatat meningkat dari 207 jenis pada 2024 menjadi 213 jenis pada 2025 dan 221 jenis pada 2026. Jumlah familinya juga bertambah, dari 57 menjadi 59 dan kemudian 60 famili.

Dalam pembahasan kajian, perubahan ini dikaitkan dengan kegiatan penanaman, pengayaan vegetasi, serta pertumbuhan alami. Khaya, alpukat, petai, dan murbei termasuk jenis yang disebut sebagai bagian dari penambahan vegetasi pada pemantauan terakhir. Beberapa tanaman hias yang sempat tidak terdata juga kembali dijumpai setelah penataan taman.

Zona penyangga mencatat kekayaan tumbuhan tertinggi, yaitu 157 jenis. Di zona pemanfaatan, tercatat 109 jenis pada area penanaman dan 19 jenis pada tegakan lamtoro, sedangkan zona inti mencatat 63 jenis. Jumlah antarzona tidak dapat dijumlahkan langsung karena jenis yang sama dapat hadir pada lebih dari satu zona.

Perbandingan tersebut juga perlu memperhatikan metode pengamatan. Area penanaman di zona pemanfaatan diamati melalui sensus, sedangkan tegakan lamtoro menggunakan pengambilan sampel. Perbedaan cakupan pengamatan dapat memengaruhi jumlah jenis yang terdeteksi.

Famili Fabaceae atau kelompok polong-polongan memiliki jumlah jenis terbanyak, yaitu 31 jenis. Jika dikelompokkan menurut bentuk pertumbuhannya, herba merupakan kelompok terbesar dengan 89 jenis, disusul pohon sebanyak 64 jenis. Komposisi ini memperlihatkan bahwa vegetasi kawasan mencakup pepohonan sekaligus lapisan tumbuhan bawah.

Gambar 16. Perbandingan temuan jenis dan famili tumbuhan tahun 2024-2026
Gambar 16. Perbandingan temuan jenis dan famili tumbuhan tahun 2024-2026
Gambar 17. Upaya penanaman atau pengayaan jenis pohon yang dilakukan oleh pihak pengelola PT PLN Nusantara Power UP Indramayu
Gambar 17. Upaya penanaman atau pengayaan jenis pohon yang dilakukan oleh pihak pengelola PT PLN Nusantara Power UP Indramayu
Gambar 18. Jenis baru dan/atau belum terdata pada tahun 2025, a) ginje (Cascabela thevetia), b) suji (Dracaena angustulifolia), c) kacang pintoi (Arachis pinto), d) jambu bol (Syzygium malaccense), e) petai (Parkia speciosa), dan f) khaya (Khaya anthotheca).
Gambar 18. Jenis baru dan/atau belum terdata pada tahun 2025, a) ginje (Cascabela thevetia), b) suji (Dracaena angustulifolia), c) kacang pintoi (Arachis pinto), d) jambu bol (Syzygium malaccense), e) petai (Parkia speciosa), dan f) khaya (Khaya anthotheca).
Gambar 19. Perbandingan jumlah temuan jenis di setiap zona.
Gambar 19. Perbandingan jumlah temuan jenis di setiap zona.
Gambar 20. Kondisi ekosistem di masing-masing zona, a) kondisi taman di zona inti, b-i) Area penanaman di zona pemanfaatan, b-ii) kondisi di dalam vegetasi lamtoro zona pemanfaatan, dan c) kondisi taman teletubies di zona penyangga.
Gambar 20. Kondisi ekosistem di masing-masing zona, a) kondisi taman di zona inti, b-i) Area penanaman di zona pemanfaatan, b-ii) kondisi di dalam vegetasi lamtoro zona pemanfaatan, dan c) kondisi taman teletubies di zona penyangga.
Gambar 21. Jumlah famili tumbuhan tahun 2026.
Gambar 21. Jumlah famili tumbuhan tahun 2026.
Gambar 22. Temuan jenis famili Fabaceae (polong-polongan) a) Bunga kupu (Bauhinia purpurea), b) bunga merak (Caesalpinia purcherrima) c) Putri malu (Mimosa pudica), d) Daun mules (Desmodium triflorum)
Gambar 22. Temuan jenis famili Fabaceae (polong-polongan) a) Bunga kupu (Bauhinia purpurea), b) bunga merak (Caesalpinia purcherrima) c) Putri malu (Mimosa pudica), d) Daun mules (Desmodium triflorum)

Tabel 7. Klasifikasi perawakan tumbuhan (habitus) yang ada di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu

HabitusSpesiesFamili
Herba8937
Palem91
Perdu2610
Pohon6424
Rumput263
Semak64
Sikas11
Gambar 23. Persentase habitus tumbuhan di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu
Gambar 23. Persentase habitus tumbuhan di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu
Gambar 24. Contoh kelompok habitus tumbuhan di lokasi kajian, a) habitus herba bunga krokot (Portulaca grandiflora), b) habitus semak taiwan beauty (Cuphea hyssopifolia), c) habitus perdu bunga kertas (Bougainvillea glabra), d) habitus pohon ketapang kencana (Terminalia mantaly), e) habitus palem ekor tupai (Wodyetia bifurcata), dan f) habitus sikas (Cycas revoluta).
Gambar 24. Contoh kelompok habitus tumbuhan di lokasi kajian, a) habitus herba bunga krokot (Portulaca grandiflora), b) habitus semak taiwan beauty (Cuphea hyssopifolia), c) habitus perdu bunga kertas (Bougainvillea glabra), d) habitus pohon ketapang kencana (Terminalia mantaly), e) habitus palem ekor tupai (Wodyetia bifurcata), dan f) habitus sikas (Cycas revoluta).

Tabel 8. Dominansi pohon tiap zona di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu

FamiliNamaLatinNamaLokalSDR%
Zona IntiZona PemanfaatanZona Penyangga
FabaceaeSamaneasamanTrembesi24,45 a2,618,03 b
RhizophoraceaeRhizophorastylosaBakau kurap–21,66 a6,17
MeliaceaeSwieteniamacrophyllaMahoni daun lebar–20,22 b1,82
CombretacaeTerminaliacatappaKetapang3,5711,6220,83 a
MyrtaceaeSyzygiummyrtifoliumPucuk merah14,30 b–1,91

Keterangan: a) spesies dominan; b) spesies kodominan.

Gambar 25. Dominasi jenis pohon di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu: a) trembesi (Samanea saman), b) bakau kurap (Rhizophora stylosa), dan c) ketapang (Terminalia catappa).
Gambar 25. Dominasi jenis pohon di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu: a) trembesi (Samanea saman), b) bakau kurap (Rhizophora stylosa), dan c) ketapang (Terminalia catappa).

Tabel 9. Dominansi tanaman hias (non-pohon) di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu

FamiliNamaLatinNamaLokalSDR%
ZonaIntiZona PemanfaatanZona Penyangga
MalvaceaeHibiscusrosa-sinensisBunga sepatu28,84 a29,0912,27 a
AcanthaceaeRueliasimplexKencana ungu16,58 b–11,41
ArecaceaeCocosnuciferaKelapa–35,90 a0,94
PoaceaePseudosasajaponicaBambu jepang11,9735,01 b1,17
AmarylidaceaeHymenocallisspeciosaSpider lily7,86–11,65 b

Keterangan: a) spesies dominan; b) spesies kodominan.

Gambar 26. Bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) salah satu tanaman hias (non-pohon) yang dominan di PT PLN NP UP Indramayu
Gambar 26. Bunga sepatu (Hibiscus rosa-sinensis) salah satu tanaman hias (non-pohon) yang dominan di PT PLN NP UP Indramayu

Tabel 10. Dominansi tumbuhan bawah di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu

FamiliNamaLatinNamaLokalSDR%
ZonaIntiZonaPemanfaatanZonaPenyangga
LinderniaceaeLinderniacrustaceaLindernia ungu18,90 a5,26–
CyperaceaeCyperusrotundusRumput teki12,75 b16,07 a10,01
PoaceaeImperatacylindricaAlang-alang––14.01 a
PoaceaeChlorisbarbataJejaraong–11,00 b11,01
PoaceaePolytriasindicaRumput embun8,61–11,51 b

Keterangan: a) spesies dominan; b) spesies kodominan.

Gambar 27. Jenis tumbuhan bawah dominan di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu: a) lindernia ungu (Lindernia crustacea), b) rumput teki (Cyperus rotundus), dan c) alang-alang (Imperata cylindrica).
Gambar 27. Jenis tumbuhan bawah dominan di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu: a) lindernia ungu (Lindernia crustacea), b) rumput teki (Cyperus rotundus), dan c) alang-alang (Imperata cylindrica).

Tabel 11. Dominansi tumbuhan di tegakan lamtoro PT PLN Nusantara Power UP Indramayu

FamiliNamaLatinNamaLokalSDR%
Tumbuahan bawah dan semai
AcanthaceaeAsystasiagangeticaAra sungsang45,35 a
FabacaeaeLeucaenaleucocephalaLamtoro22,01 b
Pancang
FabacaeaeLeucaenaleucocephalaLamtoro85,48 a
CombretacaeTerminaliacatappaKetapang9,95 b
Tiang
FabacaeaeLeucaenaleucocephalaLamtoro83,99 a
CombretaceaeTerminaliacatappaKetapang5,33 b
Pohon
FabacaeaeLeucaenaleucocephalaLamtoro54,58 a
FabaceaeAcaciaauriculiformisAkasia daun kecil14,42 b

Keterangan: a) spesies dominan; b) spesies kodominan.

Gambar 28. Nilai H’, E, dan R keseluruhan dari tahun 2024 -2026
Gambar 28. Nilai H’, E, dan R keseluruhan dari tahun 2024 -2026
Gambar 29. Nilai R (Indeks Kekayaan Jenis) tiap zona dan tiap kelompok vegetasi tahun 2024-2026
Gambar 29. Nilai R (Indeks Kekayaan Jenis) tiap zona dan tiap kelompok vegetasi tahun 2024-2026
Gambar 30. Nilai H’ (Indeks Keanekaragaman Jenis) tiap zona dan tiap kelompok vegetasi tahun 2024-2026
Gambar 30. Nilai H’ (Indeks Keanekaragaman Jenis) tiap zona dan tiap kelompok vegetasi tahun 2024-2026
Gambar 31. Nilai E (Indeks Kemerataan Jenis) tiap zona dan tiap kelompok vegetasi tahun 2024-2026
Gambar 31. Nilai E (Indeks Kemerataan Jenis) tiap zona dan tiap kelompok vegetasi tahun 2024-2026

Tabel 12. Jenis Flora (Tanaman) yang dilindungi di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu

NoNamaLatinNamaLokalHabitusStatus Konservasi Tahun 
IUCNCITESP.106202420252026
1AdonidiamerilliiPalem putriPalemVU––6925
2HyophorbelagenicaulisPalem botolPalemCR––766
3PterocarpusindicusAngsanaPohonENAppxII–9179121
4TectonagrandisJatiPohonEN––334
5KhayaanthothecaKhayaPohonVU––0020
6SwieteniamacrophyllaMahoni daun lebarPohonVU––304287451

Status mengikuti dokumen sumber. IUCN: LC = risiko rendah; NT = mendekati terancam; VU = rentan; EN = terancam; CR = kritis. CITES menunjukkan pengaturan perdagangan, sedangkan P.106 menunjukkan rujukan perlindungan nasional yang dipakai dalam kajian. Tanda – mengikuti penandaan pada sumber.

Mamalia

Pemantauan mencatat 8 jenis mamalia dari 7 famili. Jumlah jenisnya sama dengan hasil 2024 dan 2025, meskipun komposisi familinya berubah. Jenis yang dijumpai antara lain codot krawar, lasiwen pucuk-pisang, musang luwak, garangan jawa, dan berang-berang bulu licin.

Perjumpaan mamalia lebih banyak tercatat pada zona penyangga dan zona pemanfaatan dibandingkan zona inti. Berang-berang bulu licin hanya tercatat satu individu selama survei. Temuan ini menjadi alasan untuk melanjutkan pemantauan habitat perairan, tanpa menyamakannya dengan perkiraan jumlah populasi keseluruhan.

Gambar 32. Perbandingan jumlah temuan jenis dan famili mamalia tahun 2022-2026
Gambar 32. Perbandingan jumlah temuan jenis dan famili mamalia tahun 2022-2026

Tabel 13. Temuan jenis mamalia tahun 2026.

NoFamiliNamaIlmiahNamaJenisLokasi
123
1HerpestidaeHerpestesjavanicusGarangan jawa132
2MuridaeRattusargentiventerTikus sawah 34
3MuridaeRattusnorvegicusTikus got 21
4MustelidaeLutrogaleperspicillataBerang-berang bulu licin 1 
5PteropodidaeCynopterusbrachyotisCodot krawar273
6SoricidaeSuncusmurinusCelurut 11
7VespertilionidaeMyotismuricolaLasiwen pucuk-pisang245
8ViverridaeParadoxurushermaphroditusMusang luwak 13

Keterangan lokasi: 1 = zona inti; 2 = zona penyangga; 3 = zona pemanfaatan. Penamaan kolom, nilai, dan tanda kosong mengikuti dokumen sumber.

Gambar 33. Cynopterus brachyotis
Gambar 33. Cynopterus brachyotis
Gambar 34. Paradoxurus hermaphroditus
Gambar 34. Paradoxurus hermaphroditus
Gambar 35. Herpestes javanicus
Gambar 35. Herpestes javanicus
Gambar 36. Lutrogale perspicillata
Gambar 36. Lutrogale perspicillata

Tabel 14. Dominansi jenis mamalia tahun 2026

NoFamiliNamaIlmiahNamaJenisDominansi(%)
1PteropodidaeCynopterusbrachyotisCodot krawar26,09
2VespertilionidaeMyotismuricolaLasiwen pucuk-pisang23,91
3MuridaeRattusargentiventerTikus sawah15,22
4HerpestidaeHerpestesjavanicusGarangan jawa13,04
5ViverridaeParadoxurushermaphroditusMusang8,70
Gambar 37. Indeks kekayaan jenis mamalia tahun 2022-2026
Gambar 37. Indeks kekayaan jenis mamalia tahun 2022-2026
Gambar 38. Indeks keanekaragaman jenis mamalia tahun 2022-2026
Gambar 38. Indeks keanekaragaman jenis mamalia tahun 2022-2026
Gambar 39. Indeks kemerataan jenis mamalia tahun 2022-2026
Gambar 39. Indeks kemerataan jenis mamalia tahun 2022-2026

Tabel 15. Status konservasi jenis mamalia tahun 2026

NoFamiliNamaIlmiahNamaJenisIUCNCITESP.106
1HerpestidaeHerpestesjavanicusGarangan jawaLCAppxs III–
2MuridaeRattusargentiventerTikus sawahLC––
3MuridaeRattusnorvegicusTikus gotLC––
4MustelidaeLutrogaleperspicillataBerang-berang bulu licinVUAppxs I√
5PteropodidaeCynopterusminutusCodot miniLC––
6SoricidaeSuncusmurinusCelurutLC––
7VespertilionidaeMyotismuricolaLasiwen pucuk-pisangLC––
8ViverridaeParadoxurushermaphroditusMusang luwakLCAppxs III–

Status mengikuti dokumen sumber. IUCN: LC = risiko rendah; NT = mendekati terancam; VU = rentan; EN = terancam; CR = kritis. CITES menunjukkan pengaturan perdagangan, sedangkan P.106 menunjukkan rujukan perlindungan nasional yang dipakai dalam kajian. Tanda – mengikuti penandaan pada sumber.

Burung

Daftar pemantauan tahun 2026 mencatat 53 jenis burung dari 28 famili. Zona pemanfaatan memiliki 43 jenis, zona penyangga 41 jenis, dan zona inti 19 jenis. Bondol peking, walet linci, dan blekok sawah termasuk burung yang banyak dijumpai.

Kajian juga mencatat kangkok melayu dan cikalang kecil sebagai temuan baru pada 2026. Selain perjumpaan jenis, pengamatan merekam aktivitas perkawinan alap-alap sapi serta aktivitas bersarang burung di lokasi pemantauan. Catatan perilaku ini menambah informasi tentang pemanfaatan habitat kawasan.

Gambar 40. Perbandingan temuan jenis dan famili burung tahun 2022-2026
Gambar 40. Perbandingan temuan jenis dan famili burung tahun 2022-2026

Tabel 16. Temuan jenis burung tahun 2026

NoFamiliNamaIlmiahNama123Jumlah
1AcanthizidaeGerygonesulphureaRemetuk laut25613
2AlcedinidaeTodiramphuschlorisCekakak sungai 122
3AlcedinidaeAlcedocoerulescensRaja-udang biru 3 3
4ApodidaeApuspacificusKapinis laut2147
5ApodidaeApusnipalensisKapinis rumah1118736
6ApodidaeCollocalialinchiWalet linci615249162
7ArdeidaeBotaurussinensisBambangan kuning 1 1
8ArdeidaeBotauruscinnamomeusBambangan merah 1 1
9ArdeidaeArdeolaspeciosaBlekok sawah2296091
10ArdeidaeNycticoraxnycticoraxKowak malam kelabu  1212
11ArdeidaeEgrettaalbaKuntul besar 41519
12ArdeidaeEgrettagarzettaKuntul kecil 628
13ArdeidaeArdeacoromandaKuntul kerbau  77
14ArdeidaeButoridesstriataKokokan laut 1 1
15ArdeidaeArdeacinereaCangak abu 2 2
16ArtamidaeArtamusleucorynchusKekep babi175426
17CarpimulgidaeCaprimulgusaffinisCabak kota 17 17
18CharadriidaeAnarhynchusjavanicusCerek jawa 2 2
19CisticolidaeCisticolajuncidisCici padi 235
20CisticolidaeOrthotomussutoriusCinenen pisang  33
21CisticolidaePriniainornataPerenjak padi 213
22ColumbidaeStreptopeliabitorquataDederuk Jawa 31417
23ColumbidaeGeopeliastriataPerkutut Jawa26412
24ColumbidaeSpilopeliachinensisTekukur biasa89623
25CuculidaeCentropusbengalensisBubut alang-alang  11
26CuculidaeHierococcyxfugaxKangkok Melayu  11
27CuculidaeCacomantismerulinusWiwik kelabu  11
28CuculidaeCacomantissepulcralisWiwik uncuing 111
29DicaeidaeDicaeumtrochileumCabai jawa2428
30EstrildidaeLonchuramajaBondol haji1121436
31EstrildidaeLonchuraleucogastroidesBondol jawa299846
32EstrildidaeLonchurapunctulataBondol peking6312833224
33FalconidaeFalcoperegrinusAlap-alap kawah 1 1
34FalconidaeFalcomoluccensisAlap-alap sapi3333
35FregatidaeFregataarielCikalang kecil  66
36HirundinidaeHirundorusticaLayang-layang api 224
37HirundinidaeHirundotahiticaLayang-layang batu119323
38HirundinidaeHirundostriolataLayang-layang loreng 2 2
39LaniidaeLaniusschachBentet kelabu2212
40MeropidaeMeropsphilippinusKirik-kirik laut  22
41NectariniidaeAnthreptes malacensisBurung-madu kelapa  11
42NectariniidaeCinnyrisjugularisBurung-madu sriganti2226
43PasseridaePassermontanusBurung gereja erasia27413
44PhasianidaeGallusvariusAyam hutan hijau  11
45PicidaeDendrocoposanalisCaladi ulam1133
46PycnonotidaePycnonotusaurigasterCucak kutilang210820
47PycnonotidaePycnonotusgoiavierMerbah cerukcuk 61622
48RallidaeAmaurornisphoenicurusKareo padi  33
49RostratulidaeRostratulabenghalensisBerkik kembang besar  11
50ScolopacidaeActitishypoleucosTrinil pantai 224
51SturnidaeAcridotheresjavanicusKerak kerbau 224
52TurnicidaeTurnixsuscitatorGemak loreng 1 1
53TytonidaeTyto albaSerak Jawa 213

Keterangan lokasi: 1 = zona inti; 2 = zona penyangga; 3 = zona pemanfaatan. Penamaan kolom, nilai, dan tanda kosong mengikuti dokumen sumber.

Gambar 41. (a) Proses kopulasi burung Falco moluccensis dan (b) Sarang burung Cinnyris jugularis yang ditemukan pada lokasi pemantauan
Gambar 41. (a) Proses kopulasi burung Falco moluccensis dan (b) Sarang burung Cinnyris jugularis yang ditemukan pada lokasi pemantauan
Gambar 42. Beberapa jenis burung yang memanfaatkan lahan basah di Kawasan PT PLN Nusantara Power UP Indramayu: (a) Amaurornis phoenicurus, (b) Nycticorax nycticorax, (c) Todiramphus chloris, dan (d) Alcedo coerulescens
Gambar 42. Beberapa jenis burung yang memanfaatkan lahan basah di Kawasan PT PLN Nusantara Power UP Indramayu: (a) Amaurornis phoenicurus, (b) Nycticorax nycticorax, (c) Todiramphus chloris, dan (d) Alcedo coerulescens
Gambar 43. Jenis burung yang baru ditemukan pada tahun 2026: (a) Hierococcyx fugax dan (b) Fregata ariel
Gambar 43. Jenis burung yang baru ditemukan pada tahun 2026: (a) Hierococcyx fugax dan (b) Fregata ariel

Tabel 17. Dominansi jenis burung tahun 2026

NoFamiliNamaIlmiahNamaJenisDominansi(%)
1ApodidaeApus nipalensisKapinis rumah3,93
2ApodidaeCollocalialinchiWalet linci17,69
3ArdeidaeArdeolaspeciosaBlekok sawah9,93
4EstrildidaeLonchuramajaBondol haji3,93
5EstrildidaeLonchuraleucogastroidesBondol jawa5,02
6EstrildidaeLonchurapunctulataBondol peking24,45
Gambar 44. Jenis-jenis burung yang mendominasi di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu: (a) Ardeola speciosa, (b) Lonchura punctulata, (c) Lonchura leucogastroides, dan (d) Lonchura maja
Gambar 44. Jenis-jenis burung yang mendominasi di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu: (a) Ardeola speciosa, (b) Lonchura punctulata, (c) Lonchura leucogastroides, dan (d) Lonchura maja
Gambar 45. Indeks kekayaan jenis burung tahun 2022-2026
Gambar 45. Indeks kekayaan jenis burung tahun 2022-2026
Gambar 46. Indeks keanekaragaman jenis burung tahun 2022-2026
Gambar 46. Indeks keanekaragaman jenis burung tahun 2022-2026
Gambar 47. Indeks kemerataan jenis burung tahun 2022-2026
Gambar 47. Indeks kemerataan jenis burung tahun 2022-2026

Tabel 18. Status konservasi jenis burung tahun 2026

NoFamiliNamaIlmiahNamaStatusKonservasi
IUCNCITESP.106
1AcanthizidaeGerygonesulphureaRemetuk lautLC––
2AlcedinidaeTodiramphuschlorisCekakak sungaiLC––
3AlcedinidaeAlcedocoerulescensRaja-udang biruLC––
4ApodidaeApuspacificusKapinis lautLC––
5ApodidaeApusnipalensisKapinis rumahLC––
6ApodidaeCollocalialinchiWalet linciLC––
7ArdeidaeBotaurussinensisBambangan kuningLC––
8ArdeidaeBotauruscinnamomeusBambangan merahLC––
9ArdeidaeArdeolaspeciosaBlekok sawahLC––
10ArdeidaeNycticoraxnycticoraxKowak malam kelabuLC––
11ArdeidaeEgrettaalbaKuntul besarLC––
12ArdeidaeEgrettagarzettaKuntul kecilLC––
13ArdeidaeArdeacoromandaKuntul kerbauLC––
14ArdeidaeButoridesstriataKokokan lautLC––
15ArdeidaeArdeacinereaCangak abuLC––
16ArtamidaeArtamusleucorynchusKekep babiLC––
17CarpimulgidaeCaprimulgusaffinisCabak kotaLC––
18CharadriidaeAnarhynchusjavanicusCerek jawaLC–√
19CisticolidaeCisticolajuncidisCici padiLC––
20CisticolidaeOrthotomussutoriusCinenen pisangLC––
21CisticolidaePriniainornataPerenjak padiLC––
22ColumbidaeStreptopeliabitorquataDederuk JawaLC––
23ColumbidaeGeopeliastriataPerkutut JawaLC––
24ColumbidaeSpilopeliachinensisTekukur biasaLC––
25CuculidaeCentropusbengalensisBubut alang-alangLC––
26CuculidaeHierococcyxfugaxKangkok MelayuLC––
27CuculidaeCacomantismerulinusWiwik kelabuLC––
28CuculidaeCacomantissepulcralisWiwik uncuingLC––
29DicaeidaeDicaeumtrochileumCabai jawaLC––
30EstrildidaeLonchuramajaBondol hajiLC––
31EstrildidaeLonchuraleucogastroidesBondol JawaLC––
32EstrildidaeLonchurapunctulataBondol pekingLC––
33FalconidaeFalcoperegrinusAlap-alap kawahLCAppxI√
34FalconidaeFalcomoluccensisAlap-alap sapiLCAppxII√
35FregatidaeFregataarielCikalang kecilLC––
36HirundinidaeHirundorusticaLayang-layang apiLC––
37HirundinidaeHirundotahiticaLayang-layang batuLC––
38HirundinidaeHirundostriolataLayang-layang lorengLC––
39LaniidaeLaniusschachBentet kelabuLC––
40MeropidaeMeropsphilippinusKirik-kirik lautLC––
41NectariniidaeAnthreptes malacensisBurung-madu kelapaLC––
42NectariniidaeCinnyrisjugularisBurung-madu srigantiLC––
43PasseridaePassermontanusBurung gereja erasiaLC––
44PhasianidaeGallusvariusAyam hutan hijauLC––
45PicidaeDendrocoposanalisCaladi ulamLC––
46PycnonotidaePycnonotusaurigasterCucak kutilangLC––
47PycnonotidaePycnonotusgoiavierMerbah cerukcukLC––
48RallidaeAmaurornisphoenicurusKareo padiLC––
49RostratulidaeRostratulabenghalensisBerkik kembang besarLC–√
50ScolopacidaeActitishypoleucosTrinil pantaiLC––
51SturnidaeAcridotheresjavanicusKerak kerbauVU––
52TurnicidaeTurnixsuscitatorGemak lorengLC––
53TytonidaeTyto albaSerak JawaLCAppxII–

Status mengikuti dokumen sumber. IUCN: LC = risiko rendah; NT = mendekati terancam; VU = rentan; EN = terancam; CR = kritis. CITES menunjukkan pengaturan perdagangan, sedangkan P.106 menunjukkan rujukan perlindungan nasional yang dipakai dalam kajian. Tanda – mengikuti penandaan pada sumber.

Gambar 48. Beberapa jenis burung yang dilindungi di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu: (a) Falco peregrinus, (b) Tyto alba, (c) Anarhynchus javanicus, dan (d) Acridotheres javanicus
Gambar 48. Beberapa jenis burung yang dilindungi di PT PLN Nusantara Power UP Indramayu: (a) Falco peregrinus, (b) Tyto alba, (c) Anarhynchus javanicus, dan (d) Acridotheres javanicus

Amfibi dan reptil

Kelompok amfibi dan reptil, yang disebut herpetofauna, terdiri atas 20 jenis dari 14 famili. Rinciannya adalah 5 jenis amfibi dan 15 jenis reptil. Contohnya meliputi katak sawah, katak tegalan, katak pohon bergaris, bunglon taman, cicak, tokek, labi-labi, dan biawak air.

Jenis-jenis tersebut dijumpai pada lingkungan yang beragam, mulai dari bangunan dan vegetasi hingga area lembap serta badan air. Keberadaan habitat yang berbeda perlu diperhatikan dalam penataan kawasan agar ruang hidup satwa tetap tersedia dan interaksi dengan kegiatan operasional dapat dikelola.

Gambar 49. Perbandingan jumlah temuan jenis dan famili herpetofauna tahun 2022-2026
Gambar 49. Perbandingan jumlah temuan jenis dan famili herpetofauna tahun 2022-2026

Tabel 19. Temuan jenis herpetofauna tahun 2026

NoFamiliNamalmiahNamaLokalZonaSemuaZona
123
Amfibi
1BufonidaeDuttaphrynusmelanostictusKodok buduk1214
2DicroglossidaeFejervaryacancrivoraKatak sawah3171232
3DicroglossidaeFejervaryalimnocharisKatak tegalan523937
4MicrohylidaeKaloulabaleataBelentung 1 1
5RhacophoridaePolypedatesleucomystaxKatak pohon bergaris 2 2
Reptil
5AgamidaeCalotesversicolorBunglon taman2211336
6ColubridaeDendrelaphispictusUlar lidah api 213
7ColubridaeOligodonoctolineatusUlar Birang 1 1
8ColubridaePtyaskorrosUlar jali1113
9ColubridaeXenochrophisvittatusUlar kisik 2 2
10ElapidaeNajasputatrixUlar kobra jawa 1 1
11GekkonidaeCyrtodactylusmarmoratusCicak batu12 3
12GekkonidaeHemidactylusfrenatusCecak Rumah716528
14GekkonidaeHemidactylusplatyurusCecak tembok613928
15HomalopsidaeEnhydrisplumbeaUlar air kelabu 2 2
16LacertidaeTakydromussexlineatusKadal rumput 325
17ScincidaeEutropismultifasciataKadal kebun35715
18GekkonidaeGekkogeckoTokek Rumah 1 1
19TrionychidaeAmydacartilagineaLabi-labi 1 1
20VaranidaeVaranussalvatorBiawak air  22
   Jumlah2911662207

Keterangan lokasi: 1 = zona inti; 2 = zona penyangga; 3 = zona pemanfaatan. Penamaan kolom, nilai, dan tanda kosong mengikuti dokumen sumber.

Gambar 50. Jenis amfibi a). Kaloula baleata dan b). Polypedates leucomystax
Gambar 50. Jenis amfibi a). Kaloula baleata dan b). Polypedates leucomystax
Gambar 51. Jenis reptil a). Calotes versicolor, b). Takydromus sexlineatus, c). Eutropis multifasciata dan d). Varanus salvator
Gambar 51. Jenis reptil a). Calotes versicolor, b). Takydromus sexlineatus, c). Eutropis multifasciata dan d). Varanus salvator
Gambar 52. Jenis reptil a). Dendrelaphis pictus, b). Oligodon octolineatus, c). Ptyas korros d). Xenochrophis vittatus dan e). Naja sputatrix
Gambar 52. Jenis reptil a). Dendrelaphis pictus, b). Oligodon octolineatus, c). Ptyas korros d). Xenochrophis vittatus dan e). Naja sputatrix

Tabel 20. Dominansi jenis herpetofauna tahun 2026

NoFamiliNamaIlmiahNamaLokalDominansi(%)
1DicroglossidaeFejervaryalimnocharisKatak tegalan18,69
2DicroglossidaeFejervaryacancrivoraKatak sawah16,16
3AgamidaeCalotesversicolorBunglon taman14,14
4GekkonidaeHemidactylusfrenatusCecak rumah14,14
5GekkonidaeHemidactylusplatyurusCecak tembok14,14
Gambar 53. Indeks kekayaan jenis herpetofauna tahun 2022-2026
Gambar 53. Indeks kekayaan jenis herpetofauna tahun 2022-2026
Gambar 54. Indeks keanekaragaman jenis herpetofauna tahun 2022-2026
Gambar 54. Indeks keanekaragaman jenis herpetofauna tahun 2022-2026
Gambar 55. Indeks kemerataan jenis herpetofauna tahun 2022-2026
Gambar 55. Indeks kemerataan jenis herpetofauna tahun 2022-2026

Tabel 21. Status konservasi jenis herpetofauna tahun 2026

No.FamiliNamaIlmiahNamaLokalStatus Konservasi
IUCNCITESP.106
Amfibi
1BufonidaeDuttaphrynusmelanostictusKodok budukLC––
2DicroglossidaeFejervaryacancrivoraKatak sawahLC––
3DicroglossidaeFejervaryalimnocharisKatak tegalanLC––
4MicrohylidaeKaloulabaleataBelentungLC––
5RhacophoridaePolypedatesleucomystaxKatak pohon bergarisLC––
Reptil
6AgamidaeCalotes versicolorBunglon tamanLC––
7ColubridaeDendrelaphispictusUlar lidah apiLC––
8ColubridaeOligodonoctolineatusUlar birangLC––
9ColubridaePtyaskorrosUlar jaliNT––
10ColubridaeXenochrophisvittatusUlar kisikLC––
11ElapidaeNajasputatrixUlar kobra jawaLCAppxs II–
12GekkonidaeCyrtodactylusmarmoratusCicak batuLC––
13GekkonidaeGekkogeckoTokek rumahLCAppxs II–
14GekkonidaeHemidactylusfrenatusCecak rumahLC––
15GekkonidaeHemidactylusplatyurusCecak tembokLC––
16HomalopsidaeEnhydrisplumbeaUlar air kelabuLC––
17LacertidaeTakydromussexlineatusKadal rumputLC––
18ScincidaeEutropismultifasciataKadal kebunLC––
19TrionychidaeAmydacartilagineaLabi-labiVUAppxs II–
20VaranidaeVaranus salvatorBiawak airLCAppxs II–

Status mengikuti dokumen sumber. IUCN: LC = risiko rendah; NT = mendekati terancam; VU = rentan; EN = terancam; CR = kritis. CITES menunjukkan pengaturan perdagangan, sedangkan P.106 menunjukkan rujukan perlindungan nasional yang dipakai dalam kajian. Tanda – mengikuti penandaan pada sumber.

Capung dan kupu-kupu

Jumlah capung meningkat dari 14 jenis pada 2025 menjadi 15 jenis dari 2 famili pada 2026. Salah satu catatan tahun ini adalah ditemukannya kembali Rhyothemis phyllis, yang tidak teramati pada tahun sebelumnya. Zona pemanfaatan mencatat 14 jenis capung, sedangkan zona inti mencatat 2 jenis.

Pada kupu-kupu, jumlah jenis yang teramati turun dari 26 menjadi 23 jenis dari 5 famili. Meski demikian, Graphium agamemnon kembali dijumpai setelah tidak tercatat pada pemantauan sebelumnya. Junonia orithya, Leptosia nina, dan Delias hyparete termasuk jenis yang dominan dalam hasil kajian.

Penurunan temuan kupu-kupu menjadi bahan evaluasi pengelolaan tanaman berbunga dan tumbuhan inang. Penyebabnya belum dapat dipastikan hanya dari perubahan jumlah jenis. Kondisi habitat, pemeliharaan vegetasi, cuaca, dan peluang deteksi perlu ditelaah bersama.

Gambar 56. Perbandingan temuan jenis dan famili capung tahun 2022 – 2026
Gambar 56. Perbandingan temuan jenis dan famili capung tahun 2022 – 2026
Gambar 57. Rhyothemis phyllis
Gambar 57. Rhyothemis phyllis

Tabel 22. Temuan jenis capung tahun 2026

NoFamiliNamaIlmiahNamaLokalZonaSemua
123Zona
1CoenagrionidaeAgriocnemisfeminaCapung jarum centil 15823
2CoenagrionidaeAgriocnemispygmaeaCapung jarum kecil 201131
3CoenagrionidaeIschnurasenegalensisCapung jarum sawah 381351
4CoenagrionidaePseudagrionmicrocephalumCapung jarum kepala kecil 51015
5CoenagrionidaePseudagrionrubricepsCapung jarum metalik  55
6LibellulidaeBrachydiplaxchalybeaCapung dasher biru  22
7LibellulidaeBrachythemiscontaminataCapung sambar 61723
8LibellulidaeCrocothemisserviliaCapung sambar garis hitam 201030
9LibellulidaeDiplacodestrivialisCapung tengger biru 13215
10LibellulidaeMacrodiplaxcoraCapung muara  33
11LibellulidaeOrthetrumsabinaCapung sambar hijau306723120
12LibellulidaePantalaflavescensCapung kembara 31417
13LibellulidaePotamarchacongenerCapung sambar perut pipih 81725
14LibellulidaeRhyothemisphyllisCapung rawa garis kuning  11
15LibellulidaeTholymistillargaCapung sambar senja  55

Keterangan lokasi: 1 = zona inti; 2 = zona penyangga; 3 = zona pemanfaatan. Penamaan kolom, nilai, dan tanda kosong mengikuti dokumen sumber.

Gambar 58. Perbandingan temuan jenis dan famili kupu-kupu tahun 2022-2026
Gambar 58. Perbandingan temuan jenis dan famili kupu-kupu tahun 2022-2026
Gambar 59. Graphium agamemnon
Gambar 59. Graphium agamemnon

Tabel 23. Temuan jenis kupu-kupu tahun 2026

NoFamiliNamaIlmiahNamaLokalZonaSemua
123Zona
1HesperiidaeBorbo cinnaraRice swift 1 1
2HesperiidaePelopidasconjunctusConjoined swift 1 1
3LycaenidaeEuchrysopscnejusGram blue 11 11
4LycaenidaeLampides boeticusPea blue argus 2 2
5LycaenidaeZizinaotisLesser grass blue 151126
6LycaenidaeZizulahylaxTiny grass blue 16521
7NymphalidaeAcraeaterpsicoreTawny coaster 235
8NymphalidaeEuploeamulciberStriped blue crow  11
9NymphalidaeEuthalia acontheaCommon baron 21012
10NymphalidaeHypolimnasbolinaGreat eggfly 2 2
11NymphalidaeHypolimnasmisippusDanaid eggfly 2 2
12NymphalidaeJunoniaalmanaPeacock pansy 41115
13NymphalidaeJunionia atlitesGrey pansy 41721
14NymphalidaeJunoniaorithyaBlue pansy 151934
15NymphalidaeNeptishylasCommon sailor 7815
16PapilionidaeGraphiumagamemnonTailed jay 325
17PieridaeAppiaslibytheaStriped albatross281222
18PieridaeAppiasolfernaAnderson’s grass yellow14712
19PieridaeCatopsilia pomonaLemon emigrant 4711
20PieridaeCatopsiliascyllaOrange emigrant 5 5
21PieridaeDeliashyparetePapinted ezebel324 27
22PieridaeEurema hecabeCommon grass yellow 71017
23PieridaeLeptosianinaPsyche471728

Keterangan lokasi: 1 = zona inti; 2 = zona penyangga; 3 = zona pemanfaatan. Penamaan kolom, nilai, dan tanda kosong mengikuti dokumen sumber.

Tabel 24. Dominansi jenis capung tahun 2026

NoFamiliJenisDominansi(%)
1LibellulidaeOrthetrum sabina32,79
2CoenagrionidaeIschnura senegalensis13,93
3LibellulidaeCrocothemis servilia8,20
Gambar 60. Orthetrum sabina
Gambar 60. Orthetrum sabina
Gambar 61. Ischnura senegalensis
Gambar 61. Ischnura senegalensis

Tabel 25. Dominansi jenis kupu-kupu tahun 2026

NoFamiliJenisDominansi(%)
1NymphalidaeJunonia orithya9,29
2PieridaeLeptosia nina7,38
3NymphalidaeDelias hyparete7,65
Gambar 62. Junonia orithya
Gambar 62. Junonia orithya
Gambar 63. Leptosia nina
Gambar 63. Leptosia nina
Gambar 64. Indeks kekayaan jenis capung tahun 2022-2026
Gambar 64. Indeks kekayaan jenis capung tahun 2022-2026
Gambar 65. Indeks keanekaragaman jenis capung tahun 2022-2026
Gambar 65. Indeks keanekaragaman jenis capung tahun 2022-2026
Gambar 66. Indeks kemerataan jenis capung tahun 2022-2026
Gambar 66. Indeks kemerataan jenis capung tahun 2022-2026
Gambar 67. Indeks kekayaan jenis kupu-kupu tahun 2022-2026
Gambar 67. Indeks kekayaan jenis kupu-kupu tahun 2022-2026
Gambar 68. Indeks keanekaragaman jenis kupu-kupu tahun 2022-2026
Gambar 68. Indeks keanekaragaman jenis kupu-kupu tahun 2022-2026
Gambar 69. Indeks kemerataan jenis kupu-kupu tahun 2022-2026
Gambar 69. Indeks kemerataan jenis kupu-kupu tahun 2022-2026

Tabel 26. Status konservasi serangga (capung dan kupu-kupu) tahun 2026

No.FamiliNamailmiahNamalokalIUCNCITESP.106
Capung
1CoenagrionidaeAgriocnemisfeminaCapung-Jarum CentilLC––
2CoenagrionidaeAgriocnemispygmaeaCapung-Jarum KecilLC––
3CoenagrionidaeIschnurasenegalensisCapung-Jarum SawahLC––
4CoenagrionidaePseudagrionmicrocephalumCapung-Jarum Kepala- KecilLC––
5CoenagrionidaePseudagrionrubricepsCapung-Jarum Muka- JinggaLC––
6LibellulidaeBrachydiplaxchalybeaCapung-Sambar Dada KaratLC––
7LibellulidaeBrachythemiscontaminataCapung-jemur OranyeLC––
8LibellulidaeCrocothemisserviliaCapung-Sambar Garis- HitamLC––
9LibellulidaeDiplacodestrivialisCapung-Tengger BiruLC––
10LibellulidaeMacrodiplaxcoraCapung-jemur PesisirLC––
11LibellulidaeOrthetrumsabinaCapung-Sambar HijauLC––
12LibellulidaePantalaflavescensCapung KembaraLC––
13LibellulidaePotamarchacongenerCapung-Sambar Perut- PipihLC––
14LibellulidaeRhyothemisphyllisCapung rawa garis kuningLC––
15LibellulidaeTholymistillargaCapung-Sambar SenjaLC––
Kupu-kupu
1HesperiidaeBorbocinnaraRice swift–––
2HesperiidaePelopidasconjunctaConjoined swift–––
3LycaenidaeEuchrysopscnejusGram blue–––
4LycaenidaeLampidesboeticusPea blue argusLC––
5LycaenidaeZizinaotisLesser grass blueLC––
6LycaenidaeZizulahylaxTiny grass blueLC––
7NymphalidaeAcraeaterpsicoreTawny coaster–––
8NymphalidaeEuploeamulciberStriped blue crow–––
9NymphalidaeEuthaliaacontheaCommon baron–––
10NymphalidaeHypolimnasbolinaGreat eggfly–––
11NymphalidaeHypolimnasmisippusDanaid eggflyLC––
12NymphalidaeJunoniaalmanaPeacock pansyLC––
13NymphalidaeJunoniaatlitesGrey pansy–––
14NymphalidaeJunoniaorithyaBlue pansyLC––
15PapilionidaeGraphiumagamemnonTailed jay–––
16PieridaeAppiaslibytheaStriped albatross–––
17PieridaeAppiasolfernaEastern striped albatross–––
18PieridaeBelenoisjavaCaper white–––
19PieridaeCatopsiliapomonaLemon emigrant–––
20PieridaeCatopsiliascyllaOrange emigrant–––
21PieridaeDeliashyparetePainted jezebel–––
22PieridaeEuremahecabeCommon grass yellowLC––
23PieridaeLeptosianinaPsyche–––

Status mengikuti dokumen sumber. IUCN: LC = risiko rendah; NT = mendekati terancam; VU = rentan; EN = terancam; CR = kritis. CITES menunjukkan pengaturan perdagangan, sedangkan P.106 menunjukkan rujukan perlindungan nasional yang dipakai dalam kajian. Tanda – mengikuti penandaan pada sumber.

Membaca temuan secara proporsional

Penilaian biodiversitas perlu melihat jumlah jenis sekaligus komposisi dan kelimpahan individunya. Kajian menggunakan indeks kekayaan jenis, keanekaragaman, dan kemerataan untuk membantu menggambarkan struktur komunitas tersebut.

Pada 2026, ringkasan analisis flora mencatat indeks keanekaragaman Shannon–Wiener sebesar 2,49 untuk kelompok pohon dan 2,89 untuk kelompok non-pohon. Keduanya dikategorikan sedang dalam kajian. Hasil ini melengkapi data jumlah jenis, tetapi tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa seluruh aspek lingkungan berada dalam kondisi baik.

Demikian pula, satwa yang tidak dijumpai pada suatu periode belum tentu telah hilang dari kawasan. Kehadiran satwa tertentu juga perlu dibaca bersama data habitat dan pengukuran lingkungan ketika menilai kualitas kawasan.

Arah pengelolaan berikutnya

Hasil pemantauan memberi dasar untuk mempertahankan habitat yang sudah digunakan flora dan fauna serta memperbaiki bagian yang masih terbatas. Beberapa prioritas yang dapat dipertimbangkan adalah:

  • Melanjutkan pengayaan vegetasi yang beragam, dengan mempertimbangkan jenis lokal, kesesuaian tapak, dan manfaatnya bagi satwa.
  • Menjaga habitat perairan dan vegetasi di sekitarnya, disertai pemantauan kualitas lingkungan secara berkala.
  • Mempertahankan tanaman berbunga dan tumbuhan inang kupu-kupu, serta mempertimbangkan kebutuhan satwa dalam kegiatan pemeliharaan taman.
  • Menjaga lokasi bersarang dan berlindung, melalui penataan kegiatan yang memperhatikan kebutuhan habitat dan keselamatan operasional.
  • Memperkuat konsistensi pemantauan, termasuk metode, waktu, cakupan lokasi, dan pencatatan jenis agar perubahan antartahun lebih mudah dievaluasi.
Categories: Uncategorized