Survey Keanekaragaman Hayati 2021
- Tumbuhan yang tercatat di kawasan PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu memiliki total 262 spesies tumbuhan yang berasal dari 76 famili. Lokasi 1 menjadi kawasan dengan proporsi jumlah spesies tumbuhan terbanyak sebesar 78,62% (206 spesies) dari total keseluruhan tumbuhan yang ada di PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu. Sedangkan lokasi yang memiliki proporsi jumlah spesies tumbuhan yang paling sedikit terdapat di lokasi 2 sebesar 19,08% (50 spesies). Lokasi yang memiliki proporsi jumlah spesies yang tinggi disebabkan oleh tingginya intensitas pengembangan ekosistem artifisial yang dilakukan oleh pihak PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu.
- Berdasarkan klasifikasi habitus tumbuhan, kelompok herba menjadi habitus tumbuhan yang memiliki proporsi jumlah jenis yang paling banyak di kawasan PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu dengan persentase sebesar 33% (86 Spesies). Sebesar 73,26% (63 spesies) herba yang terdapat di kawasan PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu merupakan herba yang tumbuh liar secara alami sedangkan sisanya merupakan herba yang ditanam sebagai upaya pengkayaan jenis. Pohon merupakan habitus tumbuhan dengan proporsi jumlah jenis tumbuhan terbanyak kedua setelah herba dengan persentase sebesar 28% (72 spesies). Sebanyak 62 spesies atau sekitar 86,17% diantaranya merupakan jenis pohon hasil penanaman yang dilakukan oleh pihak PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu, sedangkan sisanya sebanyak 10 spesies (13,89%) merupakan jenis pohon yang tumbuh secara alami maupun tegakan tinggal yang dibiarkan tumbuh saat pengembangan kawasan.
- Komposisi vegetasi di PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu dinilai menggunakan Indeks Nilai Penting (INP) di tiap jenis spesies tumbuhan. Pada jenis pohon, di lokasi 1 dan 2 didominasi oleh jenis Albizia saman dengan nilai INP 62,42 dan jenis Delonix regia sebagai jenis kodominan dengan nilai INP 38,84, di lokasi 3 jenis Leucaena leucocephala menjadi jenis dominan dan Terminalia catappa menjadi jenis kodominan dengan nilai INP 264,51 dan 35,49. Spesies tanaman bukan-pohon di lokasi 1 didominasi oleh Arachis pintoi dengan nilai INP 21,65, di lokasi 2 didominasi oleh jenis Hibiscus rosa-sinensis dengan nilai INP 62,07. Jenis semak dominan di lokasi 1 yaitu Vigna trilobata dengan INP sebesar 6,28, lokasi 2 didominasi Echinochloa colona dengan INP 13,44, dan di lokasi 3 didominasi Asystasia gangetica ssp. Micrantha dengan INP sebesar 30,24. Spesies tumbuhan bawah di lokasi 1, 2, dan 3 didominasi oleh Cyperus rotundus dengan nilai INP berturut-turut sebesar 41,14 di lokasi 1, 62,6 di lokasi 2, dan 52,31 di lokasi 3.
- Nilai indeks kekayaan jenis tumbuhan di PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu tertinggi ada di lokasi 1 baik pada jenis pohon (16,81) maupun bukan pohon. Hal ini menunjukkan bahwa lokasi 1 memiliki kekayaan spesies dan jumlah individu tumbuhan yang lebih banyak dibandingkan dua lokasi lainnya. Nilai indeks keanekaragaman spesies tumbuhan yang tertinggi di lokasi PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu secara umum terdapat pada lokasi 1, ini menunjukkan bahwa di lokasi 1 memiliki jenis tumbuhan yang lebih beragam. Indeks kemerataan jenis tumbuhan di lokasi 1 secara umum menunjukkan nilai yang tinggi, hal ini menunjukkan bahwa jenis-jenis tumbuhan yang terdapat di lokasi 1 tidak didominasi oleh satu jenis saja melainkan merata untuk tiap jenisnya sedangkan di lokasi 3 menunjukkan nilai kemerataan yang rendah kecuali untuk jenis semak dan tumbuhan bawah.
- Status konservasi tumbuhan di area PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu dikategorikan menurut status keterancamannya, status perdagangannya, dan status perlindungannya. Berdasarkan IUCN Red List of Threatened Species terdapat 5 spesies tumbuhan yang memiliki status terancam (threatened). Berdasarkan status perdagangan CITES terdapat 4 spesies tumbuhan yang termasuk kategori Appendix II. Berdasarkan status perlindungannya di Indonesia, tidak ada spesies tumbuhan dilindungi berdasarkan PermenLHK Nomor P.106 Tahun 2018 Tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi.
- Program CSR PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu di bidang lingkungan diantaranya penanaman mangrove dan tanaman pantai yang dilakukan di Pantai Plentong serta penanaman mangga yang dilakukan di sepanjang jalan menuju lokasi PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu. Jenis mangrove yang terdapat di Pantai Plentong terdapat 82 individu Avicennia marina serta 5 individu Rhizophora sp. Dengan tinggi tanaman kurang dari 1 m. Hal ini dipengaruhi oleh besarnya laju abrasi di lokasi tersebut. Penanaman tanaman pantai di Pantai Plentong menunjukkan, jenis Albizia saman menjadi jenis dengan nilai INP tertinggi pada tingkat pertumbuhan pohon (205,1) dan tiang (133,74), pada tingkat pancang nilai INP tertinggi didapatkan oleh Cocos nucifera (128,33), Casuarina equisetifolia memiliki nilai INP tertinggi pada tingkat pertumbuhan anakan yaitu sebesar 96,12. Hasil sensus mangga yang ditanam di sepanjang jalan menuju lokasi PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu berjumlah 355 individu tanaman mangga dengan diameter 45 cm dengan kondisi sebagian besar sedang berbunga.
- Perhitungan pendugaan carbon stock dilakukan di seluruh area PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu. Pada tahun 2021 ini didapatkan nilai Biomassa tumbuhan sebesar 85.744 ton/ha dan nilai serapan CO2 sebesar 147.739 ton/ha. Perhitungan pendugaan carbon stock juga dilakukan di sepanjang koridor jalan dari dan menuju PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu. Sumber utama serapan karbon di sepanjang jalan ini adalah tanaman mangga yang ditanam oleh pihak PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu sebagai program CSR di bidang lingkungan. Biomassa tumbuhan didapatkan nilai sebesar 5.831 ton/ha dengan besar serapan CO2 sebesar 10.047 ton/ha. Perhitungan pendugaan carbon stock juga dilakukan terhadap jenis-jenis mangrove dan tanaman pantai yang ditanam di Pantai Plentong. Nilai biomassa tumbuhan mangrove dan tanaman pantai berturut-turut adalah sebesar 0,35 ton/ha dan 551,88 ton/ha. Nilai serapan CO2 mangrove dan tanaman pantai hasil penanaman di Pantai Plentong adalah 0,60 ton/ha dan 950,91 ton/ha.
- Pada tahun 2021 ini, dilakukan perhitungan pendugaan water stock di kawasan PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu. Perhitungan dilakukan di area seluas 27 ha yang meliputi seluruh area PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu. Nilai pendugaan water stock di PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu tahun 2021 menunjukkan angka 9.959.259 liter. Nilai ini menunjukan peningkatan dibandingkan perhitungan sebelumnya. Peningkatan nilai pendugaan water stock berbanding lurus dengan pertambahan umur tanaman, oleh sebab itu perlu adanya perhatian yang khusus pada lokasi-lokasi kantong-kantong pepohonan yang merupakan bagian penting bagi konservasi tanah dan air berkaitan dengan pendugaan water stock.
- Ancaman yang teridentifikasi saat survey dilakukan yakni abrasi, sampah, rusaknya sistem drainase limbah, Invasif Alliens Species, beberapa spesies dengan jumlah individu / populasi yang sedikit dan rentan hilang serta replanting area taman yang menghilangkan spesies lain.
- Total luasan area PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu adalah 82 ha yang terdiri beberapa tipe tutupan lahan seperti; Ruang Terbuka Hijau 38.63 ha (47.12%), Lahan Terbangun 33.16 ha (40.45%), Jalan 4.56 ha (5.56%), dan Badan Air seluas 5.63 ha (6.87%).
- Jumlah jenis tumbuhan pada monitoring biodiversitas tahun 2021 sebanyak 262 jenis tumbuhan dari 76 famili yang terbagi menjadi 127 jenis tanaman budidaya dan 137 jenis tumbuhan liar. Potensi total biomassa atas permukaan dan massa karbon di PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu tahun 2021 yaitu sebesar 85.744 ton/Ha dan 40.300 ton/Ha serta mampu menyerap CO2 sebesar 147.739 ton/Ha.
- Area PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu merupakan kawasan yang dimanfaatkan oleh berbagai jenis fauna untuk hidup. Monitoring keanekaragaman jenis fauna di PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu dilakukan untuk mengetahui potensi temuan jenis-jenis fauna yang terdapat di kawasan tersebut. Berdasarkan pemantauan mamalia yang telah dilakukan, jumlah jenis mamalia yang ditemukan di PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu pada pemantauan tahun 2021 yaitu sebanyak 6 jenis dari 5 famili dengan total jumlah 58 individu. Pengamatan burung ditemukan sebanyak 1.398 individu burung dari 47 jenis burung yang termasuk kedalam 25 famili. Herpetofauna adalah istilah yang digunakan untuk menunjuk kelompok binatang amfibi dan reptil. Amfibi adalah kelompok binatang yang hidup di dua alam, sedangkan reptil adalah kelompok hewan melata. Total ditemukan sebanyak 12 jenis herpetofauna yang termasuk kedalam 8 famili, terdiri dari 3 jenis amfibi dan 9 jenis reptil dengan total 179 individu. Hasil serangga kupu-kupu yang ditemukan di PT PJB UBJ O&M PLTU Indramayu adalah sebanyak 795 individu, terdiri dari 22 jenis yang termasuk kedalam 5 famili. Sedangkan untuk serangga capung ditemukan sebanyak 790 individu, terdiri dari 12 jenis termasuk kedalam 3 famili.